Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Maret, 2020

Krisis Covid-19 dan Ancaman Proteksionisme

As we fight the pandemic both individually and collective to mitigate its impact on international trade and investment, we will continue to work to deliver a free, fair, non discriminatory, transparent, predictable and stable trade and investment environment and to keep our markets open. (Joint Statement of G-20 Ministerial Level on Trade and Investment). KTT luar biasa G-20 telah berakhir pekan lalu. Beberapa pernyataan bersama yang penting berkaitan dengan wabah Covid-19 dan dampaknya di bidang perdagangan dan investasi diserukan oleh seluruh delegasi, baik tingkat pemimpin maupun menteri. Salah satu yang menarik untuk digarisbawahi adalah keputusan untuk menjaga pasar terbuka, bebas dan adil. Pernyataan ini menjadi penting karena krisis, termasuk karena dampak wabah Covid-19 ini bisa memperkuat kembali proteksionisme oleh semua negara. Krisis dan Proteksionisme Proteksionisme sepanjang krisis dan saat pemulihan ekonomi pasca krisis bukanlah hal yang baru.   Pad...

Mitigasi Kala Wabah, Belajar dari Korea Selatan

Mitigasi Kala Wabah, Belajar dari Korea Selatan (Isto widodo, Pengamat Kebijakan Publik Inspesia) Malam kemarin Radio BBC menyiarkan liputan penanganan wabah Covid-19 di Korea Selatan. Berbeda dengan China yang mengisolasi total Wuhan, Korea tidak melakukan lockdown. Mereka memilih untuk melakukan rapid test tiap hari dan segera melakukan isolasi bagi mereka yang diidentifikasi positif mengidap Covid-19. Korea mampu melakukan setidaknya 15 ribu test per hari untuk warganya. Tentu saja masing-masing kebijakan, baik yang ditempuh China maupun Korea Selatan, ada keunggulan dan kekurangannya. Tetapi di tengah tren di dunia yang ingin melakukan isolasi total alias lockdown, kasus Korea Selatan memang menarik. Pemerintah Indonesia sendiri sampai saat ini masih berusaha meniru model Korea Selatan. Sebab, tanpa lockdown, sambil menanggulangi penyebaran virus, roda ekonomi tetap bisa berjalan meskipun tentu saja tidak selancar seperti saat normal. Kebijakan itu diambil karena untuk k...